/ 350 Views
by

Asal mula Bukit Kejel, dahulu kala wilayah perbukitan tersebut di sebut “KAJEL”

#Sejarah Singkat BUKIT KEJEL,

Asal mula Bukit Kejel, dahulu kala wilayah perbukitan tersebut di sebut “KAJEL” atau warga sekitarnya lebih suka menyebutnya “KEJEL” atau “Bukit Kejel” yang mana wilayah tersebut masih berupa hutan lebat yang tersembunyi alias “Gung Liwang Liwung” dan penuh dengan bebatuan hitam yang besar-besar sebagai tempat persembunyian kelompok binatang buas yaitu Harimau, sehingga Bukit Kejel, Dukuh Bajangan Identik dengan Kampung Macan (Harimau) Loreng dan sebagai pusatnya Desa Damarwulan,

Konon menurut cerita leluhur atau sesepuh yang tidak mau di sebut namanya, ditempat yang tersembunyi itu sering terlihat Cahaya yang berasal dari Lampu lentera yang hidup atau menyala tiap malam hari, namun lampu yang hidup atau menyala itu tanpa ada orang sebagai penunggunya atau ditinggalkan begitu saja oleh seseorang. Adapun menurut cerita orang – orang atau penduduk sekitar Kejel, sebuah lentera itu adalah peninggalan prajurit atau ksatria (senopati) dari majapahit. yang diduga namanya adalah “Kajel”, dan orang – orang sekitar sering bertanya – tanya dalam hati, “ siapa kah kesatria pemberani itu kok ada disini sendirian dan ada maksud apakah gerangan…? “.

Tapi orang – orang pun beranggapan bahwa tempat itu adalah tempat yang sepi dan sakral yang sering di tunggui Harimau, namun tempat tersebut sering digunakan orang tertentu untuk meditasi atau pertapaan, yaitu bertapa guna mencari wahyu para dewa ketika itu. karena tempat itu sangat rahasia sebagai tempat binatang buas khususnya Harimau Loreng sehingga tempat itu sangat tersembunyi, namun pada masa saat itu memang banyak orang yang ingin meningkatkan Ilmu Kanuragan atau ilmu kesaktian diri, adapun salah satunya adalah dengan menggunakan cara mengasingkan diri di tengah Hutan, Batu Besar, Gunung, Gua dan tempat yang sepi untuk mencari Wahyu dari para Dewa.

Dibukit Kejel ada banyak batu batuan candi hitam yang besar namun di lokasi Batu hitam besar tersebut oleh beberapa penduduk sekitar sering melihat penampakan puluhan anak – anak harimau yang berkeliaran di malam hari, sehingga tempat itu sangat sakral yang mana di lokasi itu ada berbagai bentuk Batu Batu Besar antara lain: berbentuk mirip kepala kucing, kepala ular, kepala belalang atau batu belah yang bisa keluar airnya serta sebuah batu besar menyerupai kepala kera yang mistis dan misteriius,

Konon dari sesepuh yang tidak mau di sebut namanya tersebut, Nama Kejel adalah berasal dari nama Senopati Majapahit bernama “KAJEL”, yang bersembunyi di wilayah tersebut, Ia mempunyai sifat yang cenderung pendiam (memiliki rahasia) dan pemalu, serta seorang yang kuat tapi sekaligus emosional. Tapi Ia percaya diri dan mampu mengendalikan situasi. Orang ini gemar melakukan sesuatu yang bermakna dalam hidupnya dan sangat penyayang kepada orang-orang dekatnya.

Adapun sifat dan karakter dari “Senopati Kajel” sangat identik dengan sifat dan karakter “Adipati Ronggolawe”, sehingga ada sesepuh sekitar yang mengangap, bahwa “Senopati Kajel” adalah “Adipati Ronggolawe” yang sedang menyamar dan menenangkan diri serta meditasi guna meningkatkan ilmunya untuk menghadapi perselisihan dan pertempuran pada masa itu,

Diatas Bukit Kejel tersebut di temukan satu makam yang masih misterius dan ada batu yang misterius pula bernama Batu Kejel, sehingga para pemburu mistis tidak asing terhadap tempat tersebut.

Kebenaran Murni hanya milik Alloh, kita sebagai manusia hanya bisa mendengar cerita dari leluhur sedangkan mengenai kenyataannya hanya Alloh yang Tahu.

Anda Penasaran maka kunjungi BUKIT KEJEL, Khususnya yang suka wisata religi dan mendalami Mistis atau Hal Misterius silahkan untuk merasakan dan melihat sendiri secara langsung “Aura” Mistisnya.

(BL-tim/Jt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed